Masjid dan Kelenteng di Tanjung Benoa Bali

48 Shares

Banyak dari tamu kami yang sering menanyakan tempat ibadah di Tanjung Benoa. Ok, melalui tulisan ini kami akan jelaskan 2 tempat ibadah yang ada disini yaitu Masjid dan Kelenteng. Masjid adalah tempat ibadah buat umat Muslim, sedangkan Kelenteng (Klenteng) untuk agama Konghucu.

Masjid dan Kelenteng di Tanjung Benoa Bali

Masjid Jami’ Mujahidin

Iya, Masjid Jami’ Mujahidin adalah Masjid yang berada di Tanjung Benoa Bali tepatnya diujung utara. Anda bisa cek petanya disini. Masjid nya tidak begitu besar, namun cukup luas karena terdiri atas dua lantai. Pintu masuk dihiasi dengan gapura style Bali. Di lantai atas tempat untuk sholat utama sedang di bawah kelihatannya untuk tempat pengajian atau TPA. Tak ketinggalan juga lihat sebuah bedug yang cukup besar di sebelah pintu masuk masjid yang seolah-olah ikut menyambut kehadiran kita di masjid ini. Tempat wudhunya di sebelah depan di lantai bawah menyatu dengan bangunan masjid ini. Antara pintu pintu masuk ruangan lantai bawah dan tempat wudhu ada tangga kayu untuk menuju ke lantai atas. Sebelum naik ke lantai atas di sebelah tangga akan kita lihat sebuah prasasti yang bertuliskan peresmian masjid ini pada tanggal 8 Maret 1997 atau 28 Syawal 1417H oleh Bupati KDH. Tk. II Badung, I G B. Alit Putra (waktu itu).

Jadi buat umat Muslim yang tengah asik liburan main watersport Tanjung Benoa (cek harga disini), jika Solat bisa singgah kesini.

Masjid Jami' Mujahidin Tanjung Benoa Bali
Masjid Jami’ Mujahidin Tanjung Benoa Bali. Source: Wikimapia
Masjid Jami' Mujahidin Tanjung Benoa Bali
Masjid Jami’ Mujahidin Tanjung Benoa Bali. Source: Wikimapia
Masjid Jami' Mujahidin Tanjung Benoa Bali
Masjid Jami’ Mujahidin Tanjung Benoa Bali. Source: Wikimapia

Klenteng Caow Eng Bio

Kelenteng Caow Eng Bio adalah Klenteng yang ada di Tanjung Benoa, merupakan Klenteng tertua di Bali. Di lihat dari sejarah Tanjung Benoa, umur klenteng ini sudah lebih dari 400 tahun. Dan seperti diketahui bahwa etnis Tionghoa adalah etnis yang pertama kali bermukim disini.

Klenteng ini didedikasikan kepada Dewi Shui Wei dan 108 Bersaudara dari Hainan, pelindung masyarakat Hainan terutama pada masa diaspora. Di seberang kelenteng terdapat sebuah bangunan teater dan disampingnya terdapat kuil kecil untuk perahu naga.

Jadi untuk orang Tionghoa yang liburan di Tanjung Benoa, silakan mampir kesini… Klenteng buka tiap hari pada pukul 06.00-21.00 WITA, kecuali setiap tanggal 1 dan 15 Imlek hingga pukul 24.00 WITA.

Kelenteng Caow Eng Bio Tanjung Benoa Bali
Kelenteng Caow Eng Bio Tanjung Benoa Bali
Kelenteng Caow Eng Bio Tanjung Benoa Bali
Kelenteng Caow Eng Bio Tanjung Benoa Bali
Kelenteng Caow Eng Bio Tanjung Benoa Bali
Kelenteng Caow Eng Bio Tanjung Benoa Bali
Kasi 5 Bintang Dong
(3 suara)

48 Shares

Leave a Comment